Cara Mudah Memasang Pondasi Cakar Ayam yang Tepat

Posted on

Konstruksi bangunan yang tepat merupakan salah satu kunci agar rumah yang dibangun mempunyai ketahanan yang tinggi. Hal ini pula berkaitan dengan proses pemasangan pondasi cakar ayam yang sesuai dengan kaidah, pemasangan material, pemilihan bahan dasar untuk material, dan aspek lainnya. Pada proses pemasangan cakar ayam, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pemasangan pondasi yang dibuat dari batu kali karena perbedaannya hanya berada pada penggantian materialnya saja. Umumnya, bahan dan material yang dibutuhkan untuk pemasangan pondasi cakar ayam terdiri dari pasir kasar, semen, batu split atau koral, dan air secukupnya. Tentu saja, jumlah bahan dan material yang dibutuhkan sangat bergantung dengan ukuran dan jumlah pondasi cakar ayam yang akan dibuat. Pada dasarnya, penggunaan semen untuk pondasi cakar ayam yang menggunakan besi menghabiskan semen dalam jumlah yang lebih banyak, yaitu sekitar satu zak semen untuk cakar ayam ukuran 1 m x 1 m.

Mengetahui Cara Pemasangan Pondasi Cakar Ayam

Untuk mempersiapkan sebuah bangunan yang nyaman, bagi sebagian orang mungkin beranggapan bahwa hal yang terpenting adalah mendekor bagian interior semaksimal mungkin sehingga sebuah rumah pun dapat ditinggali. Meskipun begitu, ternyata ada satu aspek lainnya yang lebih penting, yaitu membangun pondasi yang kuat sehingga daya tahan dan kekokohan bangunan pun tidak perlu diragukan lagi. Berkaitan dengan jenis-jenis pondasi yang tersedia, terdapat beberapa jenis pondasi yang biasa digunakan yaitu pondasi batu bata, pondasi cakar bebek, pondasi umpak, pondasi batu kali, pondasi cakar ayam, dan lainnya. Apabila dibedakan berdasarkan kekuatannya, maka jenis pondasi yang paling direkomendasikan adalah pondasi cakar ayam. Hal ini berkaitan dengan strukturnya yang kokoh dan kekuatannya yang stabil sehingga dapat diterapkan untuk pembuatan rumah berlantai lebih dari satu.

 

Sebelum memulai proses pemasangan pondasi cakar ayam, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah kedalaman tanah yang dibutuhkan untuk proses pengecoran pondasi. Pada umumnya, kedalaman tanah sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah pada lokasi pondasi yang akan dibangun sehingga perlu menentukan diameter besi yang akan digunakan. Untuk memperkuat pondasi cakar ayam tersebut, sebaiknya menyesuaikan kerapatan antar begel, yang artinya bahwa kerapatan pada begel akan semakin tinggi apabila diameter besi yang digunakan semakin besar. Jangan lupa untuk menyesuaikan kedalaman pondasi dengan besar bangunan yang akan dibangun karena akan mempengaruhi beban dari pondasi cakar ayam tersebut.

 

Untuk mempersingkat waktu, berikut ini merupakan cara memasang pondasi cakar ayam yang benar sesuai dengan kaidah untuk memperkuat konstruksi bangunan, sebagai berikut:

  • Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan letak dari titik nol yaitu titik untuk memasang cakar ayam. Proses menentukan titik nol ini harus dilakukan dengan cermat dan tepat karena menjadi dasar utama dalam keberhasilan pemasangan pondasi cakar ayam untuk keseluruhan bangunan. Pada beberapa kondisi, pekerja harus menggali tanah pondasi lebih dalam karena belum memperoleh posisi titik nol yang tepat.
  • Titik nol sebenarnya dapat berjumlah lebih dari satu, yaitu menyesuaikan dengan luas bangunan yang akan dibangun. Setelah letak titik nol ditentukan dengan tepat, selanjutnya adalah menentukan kesikuan pada setiap titik nol yang membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari agar dapat terselesaikan dengan baik.
  • Lalu, seberapa besar ukuran pondasi cakar ayam yang dibutuhkan untuk sebuah bangunan? Jawabannya bisa berbeda-beda menyesuaikan dengan ukuran bangunan yang akan dibangun. Jadi, setelah pekerja selesai menentukan titik nol dari cakar ayam, proses pemasangan pondasi cakar ayam yang selanjutnya adalah pemasangan besi yang telah dirangkai menjadi bentuk konstruksi cakar ayam. Umumnya, pemasangan besi ini dilakukan oleh pekerja konstruksi profesional yang telah berpengalaman sehingga cakar ayam pun dapat dipasang dengan tepat. Memang, bagian ini memegang peranan penting pada kekokohan pondasi sehingga sebaiknya dilakukan oleh tenaga ahli untuk meminimalisir kesalahan. Pada bagian ini, pekerja berperan sangat penting agar cakar ayam terpasang dengan tepat sehingga bangunan yang akan dibangun pun menjadi lebih kuat.
  • Selanjutnya, cara memasang pondasi cakar ayam dilakukan dengan mengecor bagian pondasi dengan jumlah semen yang lebih banyak apabila dibandingkan dengan pondasi yang terbuat dari batu kali. Tentu saja, tujuannya tidak hanya untuk menutup bagian pondasi secara keseluruhan, melainkan dapat memperkokoh kekuatan pondasi. Aspek yang perlu dijadikan prinsip adalah bahwa semakin banyak jumlah semen yang digunakan, maka pondasi cakar ayam pun akan semakin kokoh dan berpengaruh pada tegaknya bangunan yang akan dibangun.
  • Setelah pengecoran pondasi, proses pemasangan pondasi cakar ayam yang selanjutnya adalah menunggu semen dan adonan pasir pada pondasi kering, kemudian cakar ayam dapat berfungsi secara maksimal dan proses selanjutnya pun dapat dilakukan, yaitu pemetakan ruangan.

 

Nah, berikut tadi merupakan cara memasang pondasi cakar ayam secara lengkap yang dapat digunakan sebagai dasar untuk memonitor pembagunan rumah. Apabila Anda merasa bahwa prosesnya terlalu memakan banyak waktu, biaya, serta tenaga yang dikeluarkan, tidak ada salahnya menggunakan pondasi cakar ayam yang sudah jadi dan dibeli dari produsen. Tentu saja, hal ini menyesuaikan dengan Anda sebagai pemilih rumah karena kedua pondasi cakar ayam tersebut pun mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi, hal yang perlu Anda pertimbangkan dengan baik terkait dengan kualitas yang tetap harus dipertahankan sehingga tidak mengecewakan. Anda tentu menginginkan bangunan yang dibangun mempunyai kekuatan dan kokoh tidak tertandingi, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *